{"id":8647,"date":"2026-05-29T14:53:43","date_gmt":"2026-05-29T07:53:43","guid":{"rendered":"https:\/\/autolaris.com\/berita\/?p=8647"},"modified":"2026-05-29T14:53:43","modified_gmt":"2026-05-29T07:53:43","slug":"4-trik-harga-mempengaruhi-konsumen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/autolaris.com\/berita\/4-trik-harga-mempengaruhi-konsumen\/","title":{"rendered":"4 Trik Harga yang Diam-Diam Mempengaruhi Konsumen"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pernah merasa harga Rp99.000 terlihat jauh lebih murah dibanding Rp100.000? Padahal selisihnya hanya seribu rupiah. Tanpa disadari, cara sebua brand menampilkan harga dapat memengaruhi keputusan membeli konsumen. Banyak brand menggunakan berbagai trik harga untuk membuat produk terlihat lebih menarik di mata customer. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di era digital saat ini, strategi harga menjadi penting karena customer bisa membandingkan banyak produk hanya dalam beberapa detik. Akibatnya, cara sebuah brand menampilkan harga dapat memengaruhi keputusan pembelian secara lebih cepat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kenapa Harga Bisa Memengaruhi Pikiran Konsumen?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika melihat harga, otak manusia cenderung tidak memproses angka secara rasional. Konsumen biasanya lebih fokus pada persepsi dan emosi dibanding perhitungan detail. Contoh paling sederhana adalah harga Rp99.000 yang terasa lebih murah dibanding Rp100.000. Fenomena ini dikenal sebagai <em><a href=\"https:\/\/www.mypminterview.com\/p\/the-left-digit-effect-consumer-psychology\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/www.mypminterview.com\/p\/the-left-digit-effect-consumer-psychology\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>left digit effect<\/strong><\/a><\/em>, yaitu kecenderungan seseorang fokus pada angka pertama saat melihat harga. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, banyak bisnis menggunakan harga seperti Rp19.900, Rp49.999, atau Rp199.000. Tujuannya agar produk terlihat lebih terjangkau meskipun selisih harga sebenarnya kecil. Strategi ini sering digunakan di marketplace, restoran, minimarket, hingga bisnis online karena dianggap mampu meningkatkan minat beli customer.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Harga Mahal Tidak Selalu Jadi Masalah<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak seller takut menaikkan harga karena khawatir customer pergi. Padahal dalam beberapa kondisi, customer tetap bisa menerima kenaikan harga jika mereka merasa produk tersebebut memang memiliki kualitas dan value yang sesuai. Fenomena ini juga dipengaruhi oleh komunikasi brand yang baik. Hal tersebut pernah terlihat pda <strong><a href=\"https:\/\/autolaris.com\/berita\/kenaikan-harga-seller-bisa-diterima\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/autolaris.com\/berita\/kenaikan-harga-seller-bisa-diterima\/\">kasus TUKU<\/a><\/strong> yang tetao mendapat dukungan customer meskipun terjadi penyesuaian harga. <\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group is-vertical is-layout-flex wp-container-core-group-is-layout-4fc3f8e1 wp-block-group-is-layout-flex\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa alasan customer tetap bisa menerima harga yang lebih mahal, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>kualitas produk tetap konsisten<\/li>\n\n\n\n<li>customer sudah percaya pada brand<\/li>\n\n\n\n<li>komunikasi kenaikan harga dilakukan secara transparan<\/li>\n\n\n\n<li>customer merasa membeli value, bukan sekadar produk<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, harga mahal tidak selalu menjadi masalah selama customer masih merasa produk tersebut layak untuk dibeli.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Trik Harga yang Sering Digunakan Brand<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Harga Akhiran 9<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini merupakan strategi paling umum dalam trik harga. harga Rp99.000 biasanya terasa lebih ringan dibanding Rp100.000 karena customer membaca digit awal lebih dulu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Diskon dan Harga Coret<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tulisan seperti <s>Rp250.000 <\/s> \u2192 Rp149.000 membuat customer merasa mendapatkan keuntungan besar meskipun sebelumnya tidak berencana membeli produk tersebut. Strategi ini memanfaatla rasa takut kehilangan kesemoatan atau fear of missing out (FOMO).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Bundling Produk<\/h3>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group is-vertical is-layout-flex wp-container-core-group-is-layout-4fc3f8e1 wp-block-group-is-layout-flex\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>1 produk = Rp25.000<\/li>\n\n\n\n<li>3 produk = Rp60.000<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Customer merasa lebih hemat ketika membeli paket meskipun total pengeluaran mereka sebenarnya lebih besar.<\/p>\n<\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Premium Pricing<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak semua strategi harga dibuat agar terlihat murah. Beberapa brand justru menggunakan harga tinggi untuk membangun citra premium. Produk dengan harga lebih mahal sering dianggap memiliki kualitas, pelayanan, atau pengalaman yang lebih baik dibanding produk biasa..<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Trik Harga di Era Media Sosial<\/h2>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group is-vertical is-layout-flex wp-container-core-group-is-layout-4fc3f8e1 wp-block-group-is-layout-flex\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di marketplace dan media sosial, trik harga semakin sering digunakan karena persaingan bisnis semakin ketat. Customer sekarang bisa membandingkan banyak produk hanya melalui satu kali scrolling. Karena itu, seller berlomba membuat harga terlihat menarik melalui:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><em><a href=\"https:\/\/autolaris.com\/berita\/flash-sale-ramai-fakta-bisnis\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/autolaris.com\/berita\/flash-sale-ramai-fakta-bisnis\/\">flash sale<\/a><\/em><\/li>\n\n\n\n<li>gratis ongkir<\/li>\n\n\n\n<li>cashback<\/li>\n\n\n\n<li>diskon terbatas<\/li>\n\n\n\n<li><em>bundle<\/em> hemat<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, branding juga menjadi faktor penting. Brand dengan citra yang kuat biasanya lebih mudah membuat customer menerima harga yang lebih tinggi dibanding kompetitor. Hal ini karea konsumen merasa lebih percaya terhadap kualitas dan pengalaman yang ditawwarkan oleh brand tersebut.<\/p>\n<\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Trik harga dalam memengaruhi konsumen menilai produk tidak hanya berkaitan dengan harga murah, tetapi juga membangun persepsi. Dalam beberapa kondisi, customer tetap bisa menerima kenaikan harga jika mereka merasa kualitas dan kepercayaan terhadap brand tetap terjaga. Pada akhirnya, konsumen juga memandang value dari sebuah produk dan brand itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><a href=\"https:\/\/autolaris.com\/berita\/\" data-type=\"page\" data-id=\"76\">BACA ARTIKEL LAINNYA<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernah merasa harga Rp99.000 terlihat jauh lebih murah dibanding Rp100.000? Padahal selisihnya hanya seribu rupiah. Tanpa disadari, cara sebua brand menampilkan harga dapat memengaruhi keputusan membeli konsumen. Banyak brand menggunakan berbagai trik harga untuk membuat produk terlihat lebih menarik di mata customer. Di era digital saat ini, strategi harga menjadi penting karena customer bisa membandingkan &#8230; <a title=\"4 Trik Harga yang Diam-Diam Mempengaruhi Konsumen\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/autolaris.com\/berita\/4-trik-harga-mempengaruhi-konsumen\/\" aria-label=\"Read more about 4 Trik Harga yang Diam-Diam Mempengaruhi Konsumen\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":8906,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[31,3227,3727],"class_list":["post-8647","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bisnis","tag-bisnis-online","tag-seller-online","tag-trik-harga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/autolaris.com\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8647","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/autolaris.com\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/autolaris.com\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/autolaris.com\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/autolaris.com\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8647"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/autolaris.com\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8647\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8908,"href":"https:\/\/autolaris.com\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8647\/revisions\/8908"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/autolaris.com\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8906"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/autolaris.com\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8647"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/autolaris.com\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8647"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/autolaris.com\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8647"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}