Beranda

Tips Menyusun Anggaran Bulanan untuk Seller Online

Bagikan ke

Dalam menjalankan bisnis online, menyusun anggaran bulanan adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan finansial bisnis Anda. Anggaran membantu Anda memantau pendapatan dan pengeluaran, sehingga arus kas tetap stabil. Berikut adalah tips praktis untuk menyusun anggaran bulanan bagi seller online yang efektif dan terarah.

1. Identifikasi Pendapatan Anda

Langkah pertama dalam menyusun anggaran adalah memahami sumber pendapatan. Sebagai seller online, pendapatan bisa berasal dari:

  • Penjualan produk di marketplace atau website.
  • Program afiliasi.
  • Pendapatan dari iklan atau kolaborasi brand.

Hitung rata-rata pendapatan Anda selama tiga bulan terakhir untuk mendapatkan gambaran yang realistis.

2. Daftar Semua Pengeluaran Bisnis

Buat daftar lengkap semua pengeluaran yang diperlukan untuk operasional bisnis Anda, seperti:

  • Biaya iklan (Google Ads, Facebook Ads, dll.)
  • Biaya pengemasan dan pengiriman.
  • Gaji karyawan (jika ada).
  • Pembelian stok barang.
  • Biaya langganan platform atau tools pendukung (contoh: Canva, Shopify).

Dengan memahami semua pengeluaran ini, Anda dapat menentukan alokasi anggaran yang sesuai.

3. Pisahkan Keuangan Pribadi dan Bisnis

Agar tidak terjadi kebingungan, pastikan Anda memiliki rekening bank terpisah untuk bisnis dan keperluan pribadi. Hal ini akan memudahkan Anda dalam mencatat dan melacak setiap transaksi.

4. Tetapkan Prioritas Pengeluaran

Tidak semua pengeluaran memiliki tingkat urgensi yang sama. Prioritaskan pengeluaran yang berhubungan langsung dengan kelangsungan bisnis, seperti:

  • Pembelian stok barang yang sedang diminati pasar.
  • Biaya promosi untuk meningkatkan penjualan.

Pengeluaran yang tidak mendesak, seperti upgrade alat kerja, bisa ditunda jika anggaran terbatas.

5. Sisihkan Dana Darurat

Salah satu langkah penting dalam menyusun anggaran adalah menyisihkan sebagian dana untuk kebutuhan darurat. Dana ini dapat digunakan untuk:

  • Menutupi kerugian akibat retur atau komplain pelanggan.
  • Mengatasi biaya operasional tak terduga, seperti kenaikan ongkos kirim.

Idealnya, alokasikan 10-15% dari pendapatan bulanan untuk dana darurat.

6. Gunakan Tools Keuangan

Manfaatkan teknologi untuk membantu menyusun dan memantau anggaran. Beberapa tools yang populer untuk seller online adalah:

  • QuickBooks: Untuk pembukuan dan pelacakan pengeluaran.
  • Xero: Untuk mengelola arus kas.
  • Google Sheets: Untuk membuat template anggaran yang sederhana dan gratis.

7. Evaluasi dan Revisi Anggaran Secara Berkala

Kondisi bisnis online sangat dinamis. Oleh karena itu, penting untuk mengevaluasi anggaran Anda setiap bulan. Periksa apakah ada pos pengeluaran yang bisa dikurangi atau dialokasikan ulang untuk kebutuhan lain.

Kesimpulan

Menyusun anggaran bulanan adalah langkah strategis untuk memastikan bisnis online Anda tetap sehat secara finansial. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat mengelola pendapatan dan pengeluaran dengan lebih baik, serta mempersiapkan bisnis Anda menghadapi tantangan di masa depan.

Bagikan ke