Beranda

Kesalahan Umum dalam Menulis Deskripsi Produk dan Cara Menghindarinya

Bagikan ke

Kesalahan Umum dalam Menulis Deskripsi Produk dan Cara Menghindarinya Auto Laris

Deskripsi produk adalah elemen penting dalam strategi pemasaran online. Deskripsi yang efektif tidak hanya membantu pelanggan memahami produk, tetapi juga dapat meningkatkan penjualan dan peringkat di mesin pencari. Namun, banyak pelaku bisnis sering kali melakukan kesalahan dalam menulis deskripsi produk yang justru mengurangi daya tariknya. Berikut adalah beberapa kesalahan umum dan cara menghindarinya.

1. Terlalu Generik atau Tidak Spesifik

Banyak deskripsi produk yang menggunakan kata-kata generik seperti “produk berkualitas tinggi” atau “barang terbaik di kelasnya” tanpa memberikan detail spesifik. Hal ini membuat calon pelanggan kehilangan minat karena mereka tidak mendapatkan informasi yang jelas.

Cara Menghindarinya:

  • Gunakan data atau fakta spesifik. Misalnya, jika kamu menjual pakaian, sebutkan bahan, ukuran, atau fitur unik lainnya.
  • Fokus pada manfaat utama yang dapat dirasakan pelanggan.

2. Mengabaikan Target Audiens

Kesalahan lain adalah menulis deskripsi produk tanpa mempertimbangkan siapa target audiens kamu. Akibatnya, deskripsi menjadi kurang relevan dan tidak menarik bagi pembaca.

Cara Menghindarinya:

  • Identifikasi siapa target audiens kamu, seperti usia, jenis kelamin, minat, atau gaya hidup.
  • Gunakan bahasa dan nada yang sesuai dengan audiens tersebut. Misalnya, untuk produk anak muda, gunakan bahasa yang lebih santai dan modern.

3. Hanya Fokus pada Fitur, Bukan Manfaat

Meskipun penting untuk mencantumkan fitur produk, hanya fokus pada fitur tanpa menjelaskan manfaatnya sering kali menjadi kesalahan fatal. Pelanggan ingin tahu bagaimana produk dapat membantu atau memecahkan masalah mereka.

Cara Menghindarinya:

  • Sertakan manfaat yang relevan setelah menyebutkan fitur. Contohnya, jika produk kamu adalah blender dengan 5 kecepatan, tambahkan informasi seperti “ideal untuk membuat smoothies, saus, dan sup dengan tekstur sempurna.”

4. Teks yang Berlebihan dan Tidak Terstruktur

Deskripsi produk yang terlalu panjang tanpa paragraf atau poin-poin yang jelas dapat membuat pembaca bosan dan kebingungan.

Cara Menghindarinya:

  • Gunakan format yang mudah dibaca seperti bullet points untuk mencantumkan fitur atau manfaat.
  • Buat paragraf singkat dengan subjudul yang relevan agar lebih terstruktur.

5. Tidak Menggunakan Kata Kunci yang Relevan

Agar deskripsi produk mudah ditemukan di mesin pencari, penggunaan kata kunci sangat penting. Sayangnya, beberapa pelaku bisnis mengabaikan aspek ini, sehingga deskripsi mereka sulit ditemukan oleh calon pelanggan.

Cara Menghindarinya:

  • Lakukan riset kata kunci yang relevan dengan produk kamu.
  • Masukkan kata kunci secara alami di judul, subjudul, dan isi deskripsi tanpa membuatnya terkesan dipaksakan.

6. Mengabaikan Visualisasi Produk

Deskripsi yang kuat akan membantu pelanggan membayangkan produk kamu. Namun, kesalahan yang sering terjadi adalah menulis deskripsi tanpa memberikan konteks visual atau pengalaman yang bisa dibayangkan.

Cara Menghindarinya:

  • Gunakan kalimat deskriptif yang melibatkan pancaindra. Contohnya, “Kain lembut yang terasa nyaman di kulit sepanjang hari.”
  • Tambahkan gambar berkualitas tinggi untuk mendukung deskripsi produk.

7. Kurangnya Proofreading

Kesalahan tata bahasa, ejaan, atau struktur kalimat yang tidak rapi dapat menurunkan kredibilitas bisnis kamu. Sayangnya, banyak deskripsi produk yang diunggah tanpa melalui proses pengecekan terlebih dahulu.

Cara Menghindarinya:

  • Selalu lakukan proofreading sebelum mengunggah deskripsi.
  • Gunakan alat bantu seperti Grammarly atau minta bantuan rekan untuk memeriksa kesalahan.

8. Tidak Memasukkan Call-to-Action (CTA)

Deskripsi produk tanpa ajakan bertindak (CTA) sering kali gagal mengarahkan pelanggan untuk mengambil langkah berikutnya, seperti membeli atau menambahkan produk ke keranjang.

Cara Menghindarinya:

  • Tambahkan CTA yang jelas seperti “Dapatkan sekarang” atau “Tambahkan ke keranjang untuk diskon khusus hari ini.”
  • Gunakan kata-kata yang memotivasi pelanggan untuk segera bertindak.

Kesimpulan

Menulis deskripsi produk yang efektif membutuhkan pemahaman mendalam tentang produk dan pelanggan. Hindari kesalahan umum seperti terlalu generik, mengabaikan audiens, atau tidak menggunakan kata kunci. Dengan memperhatikan langkah-langkah di atas, kamu dapat meningkatkan daya tarik deskripsi produk sekaligus memperkuat strategi pemasaran online kamu. Ingat, deskripsi produk yang baik bukan hanya soal menjual, tetapi juga membangun koneksi dengan pelanggan.

Bagikan ke