Beranda

Demam Pop Mart: Mainan Koleksi yang Bikin Dompet Menipis

Bagikan ke

Demam Pop Mart Mainan Koleksi yang Bikin Dompet Menipis AutoLaris

Beberapa tahun terakhir, Pop Mart menjadi fenomena baru di kalangan kolektor mainan, terutama generasi muda. Dengan desain karakter yang menggemaskan, packaging misterius (blind box), serta edisi terbatas yang dirilis secara berkala, Pop Mart sukses membuat banyak orang tergila-gila dan rela merogoh kocek dalam-dalam untuk melengkapi koleksinya.

Tapi di balik keseruan berburu dan unboxing Pop Mart, muncul pertanyaan penting: apakah ini hobi yang menyenangkan atau justru jebakan dompet?

Artikel ini akan membahas lebih dalam tentang tren Pop Mart, dampaknya terhadap keuangan pribadi, serta alternatif produktif yang bisa dipertimbangkan agar hobi tetap jalan, tapi keuangan tetap aman. Dan di bagian akhir, kamu akan dikenalkan dengan AutoLaris—platform cerdas yang bisa jadi jembatan untuk mengubah gaya hidup konsumtif menjadi lebih produktif.

Apa Itu Pop Mart?

Pop Mart adalah perusahaan asal Tiongkok yang memproduksi mainan koleksi berbasis karakter seni (art toys). Salah satu seri paling populernya adalah Molly, yang hadir dalam berbagai tema dan edisi terbatas.

Uniknya, produk Pop Mart dijual dalam kemasan blind box, sehingga pembeli tidak tahu karakter mana yang akan didapat sampai dibuka. Sistem ini menciptakan unsur kejutan, tantangan, sekaligus “ketagihan” untuk terus membeli hingga lengkap.

Mengapa Pop Mart Jadi Tren?

1. Desain yang Menggemaskan dan Instagramable

Karakter Pop Mart dirancang dengan estetika yang menarik, imut, dan sangat cocok untuk dipamerkan di media sosial. Banyak kolektor bahkan membuat konten unboxing atau showcase koleksi mereka di TikTok, Instagram, hingga YouTube.

2. Rasa Penasaran dari Sistem Blind Box

Tidak tahu karakter mana yang akan didapat membuat pembeli merasa tertantang. Hal ini memicu dorongan untuk membeli lebih banyak demi mendapatkan karakter favorit, termasuk rare item atau secret figure.

3. Nilai Jual Kembali (Resale Value)

Beberapa figur langka bisa dijual kembali dengan harga berlipat. Inilah yang memicu sebagian orang menganggap Pop Mart sebagai “investasi koleksi”. Meski begitu, tidak semua karakter punya nilai jual tinggi.

Baca Juga : Miliarder di Balik Pop Mart, Penjual Boneka Labubu yang Laris Diserbu

Pop Mart dan Dompet: Hobi atau Penguras Uang?

Sekilas, membeli mainan koleksi tampak seperti pengeluaran kecil. Tapi jika dihitung secara rutin, hobi ini bisa menghabiskan ratusan ribu hingga jutaan rupiah per bulan.

Contohnya:

  • Satu blind box Pop Mart: Rp120.000 – Rp180.000
  • Satu seri lengkap: bisa lebih dari Rp2 juta
  • Belum termasuk pajak, ongkir, hingga aksesori tambahan

Tak jarang juga kolektor terjebak dalam sistem trading untuk menukar karakter atau membeli figur langka dari reseller dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Apakah Salah? Tentu Tidak.

Hobi adalah bentuk ekspresi dan sumber kebahagiaan. Namun, penting untuk menjaga keseimbangan antara hobi dan keuangan. Jangan sampai keinginan memiliki koleksi lengkap justru mengganggu kestabilan finansialmu.

Alternatif Produktif: Ubah Gairah Belanja Jadi Gairah Berbisnis

Daripada hanya membelanjakan uang untuk koleksi, mengapa tidak mencoba mengelola dana tersebut untuk hal yang juga menyenangkan tapi produktif? Misalnya, membuka toko kecil online yang menjual aksesori, mainan koleksi, atau bahkan menjual kembali (resell) produk-produk art toys.

Tren ini membuktikan bahwa komunitas kolektor sangat aktif dan loyal. Ini adalah peluang pasar yang bisa dimanfaatkan, terutama dengan bantuan teknologi dan platform digital.

AutoLaris: Solusi Smart untuk Jualan Online yang Efisien

Jika kamu ingin menjadikan hobi sebagai peluang usaha, kamu butuh sistem yang memudahkan pengelolaan order, pengiriman, hingga komunikasi dengan pembeli. AutoLaris adalah platform jualan online all-in-one yang dirancang untuk membantu penjual online menjual produk fisik tanpa repot.

Keunggulan AutoLaris:

  • Tanpa Modal Besar: Tidak perlu stok barang, karena bisa dijalankan dengan sistem dropship.
  • Formulir Order & WhatsApp Bot Otomatis: Mengelola pesanan jadi lebih praktis dan cepat.
  • Multi Gudang & Pickup Gratis: Kiriman barang jadi efisien dan hemat ongkir.
  • Diskon Ongkir hingga 40%: Menambah margin keuntungan tiap transaksi.
  • Dana COD Cair Otomatis: Cash flow usaha tetap lancar, tanpa menunggu lama.

Bahkan, kamu bisa menjual berbagai produk tren seperti Pop Mart, aksesori koleksi, atau merchandise karakter—semuanya diatur lewat satu dashboard AutoLaris.

Kesimpulan

Demam Pop Mart memang seru dan menyenangkan. Namun, seperti semua hobi, ia perlu dikelola dengan bijak agar tidak menjadi beban keuangan. Jika kamu ingin menyalurkan kesukaan pada Pop Mart sambil tetap produktif secara finansial, membangun usaha online adalah langkah cerdas.

Dan dengan AutoLaris, kamu tidak hanya bisa menikmati hobi, tapi juga mengubahnya menjadi peluang penghasilan nyata.

➡️ Jangan biarkan dompet menipis tanpa arah. Saatnya hobi dan bisnis jalan bersama. Mulai usaha online kamu dengan AutoLaris hari ini!

Bagikan ke