Kesalahan kirim paket adalah masalah yang kerap menghantui seller pemula, terutama yang baru terjun ke dunia jualan online. Mungkin terlihat sepele, tapi jika dibiarkan, dampaknya bisa fatal: pelanggan kecewa, ulasan buruk, bahkan penurunan penjualan. Dalam persaingan marketplace dan social commerce yang ketat, kesalahan kirim paket dapat menjadi pembeda antara bisnis yang berkembang dan bisnis yang tersendat.
Banyak seller menganggap pengiriman hanya soal membungkus barang dan menyerahkan ke kurir. Padahal, ada banyak detail penting yang menentukan sukses atau tidaknya proses ini. Mulai dari pemilihan ekspedisi, teknik packing, hingga komunikasi ke pembeli. Yuk, kita bahas 3 kesalahan kirim paket yang sering dilakukan seller pemula beserta solusi praktisnya.

1. Salah Pilih Ekspedisi dan Layanan
Salah satu kesalahan kirim paket yang paling sering terjadi adalah memilih ekspedisi tanpa riset. Seller kadang memilih hanya berdasarkan kebiasaan atau rekomendasi teman, tanpa mempertimbangkan jangkauan wilayah, estimasi waktu, dan ongkir. Akibatnya, paket bisa terlambat sampai atau bahkan tidak bisa dikirim ke alamat pembeli.
Contohnya, pembeli berada di daerah terpencil yang tidak terjangkau ekspedisi tertentu. Jika seller tidak cek dulu, pesanan bisa tertahan lama di gudang atau berujung retur. Hal ini tentu membuat pelanggan kecewa, dan reputasi toko ikut turun.
Solusi:
Gunakan platform yang menyediakan perbandingan ongkir dan layanan dari berbagai ekspedisi sekaligus. Dengan begitu, seller bisa memilih kurir yang paling tepat sesuai lokasi pembeli, kecepatan yang diinginkan, dan ongkir terbaik. Sistem ini juga membantu meminimalkan retur karena rekomendasinya berbasis data, bukan tebakan.
Baca Juga : Begini Cara Kirim Paket COD Tanpa Aplikasi Melalui Jasa Ekspedisi
2. Packing Kurang Rapi dan Tidak Aman
Kesalahan kirim paket yang berikutnya adalah packing seadanya. Banyak seller mengabaikan pentingnya perlindungan barang, terutama untuk produk yang mudah rusak seperti keramik, kaca, atau elektronik. Menggunakan kantong plastik tipis tanpa bubble wrap atau kardus tebal adalah kesalahan fatal.
Selain itu, label alamat yang ditulis tangan dan kurang jelas bisa menyebabkan paket salah kirim atau nyasar. Di marketplace, pembeli biasanya menginginkan paket yang datang dalam kondisi rapi, aman, dan profesional.
Solusi:
Pastikan setiap paket dibungkus dengan material pelindung sesuai jenis barangnya. Gunakan bubble wrap, kardus, atau pelindung sudut jika perlu. Untuk label alamat, cetak secara jelas dan pastikan ditempel di bagian yang mudah terlihat. Jika memungkinkan, gunakan jasa pengiriman yang menyediakan layanan packing proper dengan harga terjangkau dan dilengkapi monitoring pengiriman.
3. Terlambat Input Resi dan Update Status Pengiriman
Kesalahan kirim paket yang terakhir adalah lambat dalam menginput resi atau mengabarkan status pengiriman ke pembeli. Banyak seller yang menunda memasukkan nomor resi ke marketplace atau sistem penjualan, padahal pembeli sudah menunggu kabar. Akibatnya, pelanggan merasa khawatir dan mulai mempertanyakan profesionalitas seller.
Di era digital, kecepatan informasi adalah segalanya. Pembeli ingin tahu kapan pesanan dikirim, di mana posisinya, dan kapan estimasi sampai. Jika komunikasi terhambat, rasa percaya pelanggan ikut berkurang.
Solusi:
Gunakan sistem yang terintegrasi dan bisa mengirimkan update otomatis ke pembeli, misalnya melalui WhatsApp atau email. Dengan begitu, setiap perubahan status pengiriman langsung sampai ke pelanggan, tanpa seller harus melakukannya secara manual.
AutoLaris: Jawaban untuk Seller Pemula yang Ingin Bebas dari Kesalahan Kirim Paket
Semua masalah di atas sebenarnya bisa dihindari jika seller menggunakan sistem pengiriman modern dan terintegrasi seperti AutoLaris. Berdasarkan fitur unggulannya, AutoLaris menawarkan solusi lengkap untuk mengatasi kesalahan kirim paket:
- Rekomendasi kurir terbaik dan ongkir termurah dari AI untuk meminimalkan retur.
- Pickup gratis semua ekspedisi, jadi seller tidak perlu keluar rumah untuk antar paket.
- Gratis ongkir retur jika paket harus kembali ke penjual.
- Diskon ongkir hingga 40% untuk pengiriman lebih hemat.
- Packing proper dan murah demi keamanan barang.
- Monitoring pengiriman agar seller tahu posisi paket setiap saat.
- Dana COD otomatis cair setelah paket terkirim, plus fitur tarik saldo kapan pun tanpa limit.
Dengan AutoLaris, seller pemula bisa fokus mengembangkan bisnis tanpa khawatir lagi soal kesalahan kirim paket. Semua proses — mulai dari pemilihan ekspedisi, perhitungan ongkir, pengelolaan order, hingga pencairan dana COD — bisa dilakukan dalam satu platform.
Jadi, kalau ingin bisnis online lebih lancar, pelanggan puas, dan ulasan toko tetap bintang lima, saatnya tinggalkan cara lama dan beralih ke AutoLaris.





