
Dalam dunia perdagangan global, pengiriman barang internasional menjadi salah satu aspek yang sangat penting.Salah satu faktor kunci yang sering kali diabaikan adalah pengemasan.Pengemasan yang tepat tidak hanya melindungi barang selama proses pengiriman, tetapi juga mempengaruhi efisiensi dan kepuasan pelanggan.Begitu pula tanpa label yang sesuai, pengiriman bisa tertunda, salah alamat, atau dikenakan sanksi karena tidak memenuhi ketentuan negara tujuan.
Artikel ini akan membahas secara menyeluruh mengapa pengemasan dan labeling menjadi elemen krusial dalam pengiriman barang internasional.Kita juga akan mengupas jenis-jenis pengemasan, standar global yang berlaku, serta tips agar pengemasan Anda sesuai standar dan mendukung keberhasilan ekspor-impor.
Apa Itu pengemasan dalam pengiriman internasional?
Pengemasan adalah proses membungkus, melindungi, dan menyiapkan produk agar dapat dikirim secara aman dari satu negara ke negara lain.Tujuan utamanya adalah menjaga barang tetap utuh, aman dari kerusakan fisik, suhu ekstrem, kelembaban, maupun kontaminasi selama perjalanan panjang dan melewati banyak proses logistik.Berbeda dengan pengiriman domestik, pengiriman internasional memiliki risiko lebih besar, mulai dari waktu tempuh yang panjang, perpindahan transportasi berkali-kali, hingga perlakuan di bea cukai dan gudang transit.Oleh karena itu, sistem pengemasan harus dirancang dengan mempertimbangkan seluruh kemungkinan tersebut.
Mengapa hal tersebut itu penting dalam pengiriman internasional?
1.Melindungi produk dari kerusakan
Pengiriman global melibatkan banyak proses: dari gudang, kendaraan, pelabuhan, pesawat atau kapal, hingga ke tangan konsumen.Tanpa pengemasan yang kuat dan tepat, barang bisa pecah, remuk, atau rusak selama transit.
2.Menjamin kepatuhan regulasi internasional
Beberapa negara memiliki standar pengemasan yang harus dipatuhi, terutama untuk barang berbahaya, makanan, obat-obatan, atau elektronik.Jika pengemasan tidak sesuai, barang bisa ditolak saat proses bea cukai.
3.Memudahkan proses handling dan pelabelan
Kemasan yang baik akan memudahkan proses pemindahan barang di berbagai titik logistik dan memberi ruang cukup untuk label yang diperlukan seperti barcode, label FRAGILE, atau informasi produk.
4.Menjaga kesan profesional dan meningkatkan kepercayaan konsumen
Kemasan mencerminkan citra merek.Produk yang dikemas dengan rapi dan aman menunjukkan bahwa perusahaan peduli terhadap detail dan profesional, yang pada akhirnya meningkatkan loyalitas pelanggan.
Jenis-jenis pengemasan
Ada beberapa jenis pengemasan yang umum digunakan dalam pengiriman barang internasional:
- Pengemasan primer, Ini adalah kemasan yang langsung bersentuhan dengan produk, seperti botol, kaleng, atau bungkus plastik.
- Pengemasan sekunder, Ini adalah kemasan yang membungkus pengemasan primer, seperti kotak atau karton.
- Pengemasan tersier, Ini adalah kemasan yang digunakan untuk mengelompokkan beberapa unit produk, seperti palet atau kontainer.
Peran labeling dalam pengiriman barang internasional
Labeling adalah proses pemberian tanda atau informasi pada kemasan untuk memberi tahu pihak logistik dan bea cukai mengenai isi, tujuan, dan penanganan produk.Label yang tepat mempercepat proses distribusi dan mencegah kesalahan pengiriman.
Informasi yang harus ada dalam label:
- Nama pengirim dan penerima
- Alamat lengkap tujuan
- Kode pos dan nomor pelacakan
- Informasi produk (isi, berat, dimensi)
- Simbol penanganan (seperti “Fragile”, “This Side Up”)
- Label sesuai regulasi (misal: UN number untuk bahan kimia)
Standar pengemasan internasional yang harus dipatuhi
Untuk memastikan pengemasan Anda diterima di negara tujuan, penting untuk mengikuti standar global berikut:
1.ISPM 15 (untuk kemasan berbahan kayu)
Digunakan untuk menghindari penyebaran hama antarnegara.Peti kayu harus diberi perlakuan panas dan diberi stempel khusus.
2.UN packaging standard
Wajib untuk pengiriman bahan berbahaya, seperti cairan mudah terbakar atau bahan kimia.Pengemasan harus memiliki sertifikasi UN.
3.ISO 9001:2015 Quality Management
Standar mutu termasuk pengemasan untuk produk ekspor yang harus dikemas sesuai SOP dan dokumentasi lengkap.
4.FDA / CE Labelling
Untuk produk makanan atau farmasi yang masuk ke AS atau Eropa, label harus sesuai dengan regulasi otoritas setempat.
Cara melakukan pengemasan yang baik
Untuk memastikan pengemasan yang efektif, berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ikuti:
1.Pilih bahan kemasan yang tepat
Pemilihan bahan kemasan yang tepat sangat penting. Pastikan bahan yang digunakan cukup kuat untuk melindungi barang selama pengiriman.Beberapa bahan yang umum digunakan termasuk karton, plastik, dan bubble wrap.
2.Gunakan teknik pengemasan yang benar
Teknik pengemasan yang benar juga sangat penting.Pastikan barang dikemas dengan rapi dan aman. Gunakan bahan pelindung, seperti bubble wrap atau styrofoam, untuk melindungi barang dari guncangan
3.Label dengan jelas
Pastikan label yang digunakan jelas dan mudah dibaca.Gunakan font yang cukup besar dan warna kontras agar informasi dapat terlihat dengan jelas. Jangan lupa untuk mencantumkan semua informasi yang diperlukan.
4.Uji pengemasan
Sebelum mengirim barang, lakukan uji pengemasan untuk memastikan bahwa barang terlindungi dengan baik.Anda dapat melakukan simulasi pengiriman untuk melihat apakah pengemasan cukup kuat untuk menahan guncangan dan tekanan.
Risiko akibat pengemasan yang salah
- Barang rusak dan tidak layak jual
- Penolakan bea cukai
- Keterlambatan pengiriman
- Pelanggaran hukum dan denda
- Reputasi bisnis menurun
- Biaya retur dan penggantian produk meningkat
Kesimpulan
Dalam pengiriman barang lintas negara, pengemasan dan labeling bukan sekadar pelengkap, melainkan elemen utama yang menentukan berhasil atau tidaknya pengiriman.Tanpa sistem pengemasan yang tepat, produk rentan terhadap kerusakan fisik, hambatan regulasi, dan penurunan nilai jual.Sementara itu, label yang lengkap dan akurat akan mempercepat proses distribusi dan meminimalkan kesalahan manusia. Investasi dalam pengemasan yang baik tidak hanya akan mengurangi risiko kerusakan, tetapi juga dapat meningkatkan citra merek dan kepuasan pelanggan.Oleh karena itu, pastikan untuk selalu memperhatikan aspek pengemasan dan labeling dalam setiap pengiriman barang internasional yang Anda lakukan.
Baca Juga : Apa Itu Layanan Door-to-Door dan Bagaimana Menggunakannya untuk Bisnis Global?





